Peredaran Uang Palsu Diwaspadai, Tutorial Membuat Uang Palsu Makin Marak

Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

SIDOARJOTIMES, MALANG – Peredaran uang palsu selalu menjadi fokus utama, terutama menjelang perayaan hari besar seperti lebaran. Pemerintah daerah, BI, hingga Pemerintah Pusat tak hentinya mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dengan peredaran uang yang terkadang sangat susah diidentifikasi sebagai uang palsu itu.

Namun di tengah gencarnya imbauan untuk waspada dengan peredaran uang palsu, di beberapa media sosial dan platform YouTube nyatanya semakin marak beredar tutorial atau cara membuat uang palsu. Meski pada dasarnya video yang beredar itu salah satu tujuannya adalah mengedukasi masyarakat agar tak terjebak dengan uang palsu.

Saat mengetik kata kunci tutorial cara buat uang palsu di YouTube, setidaknya ada sekitar 15 video berkaitan dengan hal itu yang terpampang di halaman pertama. Rata-rata video berdurasi antara dua menit sampai 11 menit. Menakjubkan, video tersebut rata-rata mencapai ribuan hingga 1 juta kali ditonton.

Seperti video yang diunggah channel YouTube JetCat TV dengan judul 'Mudahnya pembuatan uang palsu - Baca deskripsi, Stay Positive!' yang diunggah pada 31 Agustus 2016 lalu misalnya. Video berdurasi 8 menit 34 detik itu saat ini sudah ditonton lebih dari satu juta kali.

Dalam video itu dijelaskan jika video dibuat sebagai bentuk edukasi agar masyarakat bisa membedakan mana uang asli dan mana uang palsu. Namun sekaligus mempertontonkan bagaimana cara untuk membuat uang palsu yang dengan mudah dapat beredar di masyarakat.

Dalam video ditunjukkan jika bahan yang dibutuhkan untuk membuat uang palsu adalah printer, scanner, kertas HVS, dan uang asli. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengcopy uang asli dengan printer teknologi scanner.

Sebelumnya uang dilipat agar bisa mengetahui letak tengah uang, sehingga saat dicetak bentuk dan panjangnya sama dengan uang asli. Fotocopy pun dilakukan dua sisi atau bolak balik dengan hanya menggunakan kertas A4 biasa. Hasilnya pun mencengangkan, karena bentuk dan warnanya hampir tak bisa dibedakan.

Di akhir video, pembuat video pun berpesan agar masyarakat berhati-hati dengan peredaran uang palsu. Karena uang palsu sangat mudah dibuat dan dapat menipu siapa saja.

Selanjutnya, pada video ke dua diunggah channel youtube Raihan. 78 dengan judul 'Cara Buat Uang Palsu'. Video yang diunggah pada 26 November 2016 itu sekarang sudah ditonton sebanyak 80 ribu kali lebih. Dalam video berdurasi lima menit 14 detik itu, juga dijelaskan cara membuat uang palsu yang tak jauh berbeda dengan video pertama, yaitu memanfaatkan mesin printer dan kertas HVS.

Video itu pun mendapat beragam respons dari warganet. Ada yang merasa terganggu karena takut cara tersebut akan ditiru, dan ada juga yang menanggapinya dengan sebatas guyonan dan menyebut akan meniru cara yang dibuat.

"Wah keren, bisa buat ngerjain orang tanpa merugikan, hiburan mencetak uang yang bagus," komentar seorang warganet.

"Semua jangan diikutin, kalau beli pakai uang palsu nanti di tangkap polisi," jawab netizen yang lain.

Cara membuat uang palsu dengan cara instant menggunakan mesin printer atau mesin cetak kertas itu pun memang banyak disuguhkan di beberapa channel YouTube. Selain dua channel di atas, baru-baru ini juga ada yang membuat tutorial yang sama dengan menggunakan salah satu merk mesin pencetak.

Video yang diunggah billyrefantojpg itu pun menunjukkan trik yang sama, yaitu mengcopy uang asli ke sebuah kertas HVS. Hasilnya pun tak jauh berbeda dengan uang asli dalam video sebelumnya. Video berdurasi 14 menit 20 detik itu saat sudah ditonton sebanyak 4.376 kali dan diunggah pada 6 Januari 2019 lalu.

https://youtu.be/rPGzaGZPrgw
 

Meski video yang diunggah itu sebagian hanya untuk mereview produk mesin pencetak atau memberi edukasi kepada masyarakat dan sekedar lucu-lucuan, namun ternyata masih ada kemungkinan orang jahat yang akan memanfaatkan cara tersebut untuk dipraktikkan secara nyata. 

Lantas bagaimana tanggapan Bank Indonesia, Pemerintah Kota Malang, hingga pihak kepolisian tentang maraknya tutorial membuat uang palsu di YouTube ini? Simak ulasan berikutnya ya gengs. Selamat membaca. Semoga bermanfaat. 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sidoarjotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sidoarjotimes.com | marketing[at]sidoarjotimes.com
Top