Kejaksaan Negeri Banyuwangi Temukan Indikasi Tipikor pada Tambang Galian C

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Banyuwangi Bagus Nurjakfar Adi Saputro
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Banyuwangi Bagus Nurjakfar Adi Saputro

SIDOARJOTIMES, BANYUWANGI – Kejaksaan Negeri (kejari) Banyuwangi menemukan indikasi dugaan tindak pidana korupsi pada sejumlah aktivitas tambang galian C di Banyuwangi. Indikasi ini muncul pascacek lapangan yang dilakukan tim Kejaksaan Negeri Banyuwangi beberapa hari terakhir. Pemilik tambang, dalam waktu dekat segera dipanggil untuk dilakukan klarifikasi.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Bagus Nurjakfar Adi Saputro menyatakan, awalnya Keejari Banyuwangi menerima laporan dari masyarakat terkait indikasi pelanggaran kegiatan penambangan galian C yang sudah memiliki izin. "Kemudian kami melakukan cek lapangan dan melakukan pemantauan dengan drone," katanya, Senin (20/5/19).

Dari hasil cek lapangan ditemukan ada tiga indikasi pelanggaran yang dilakukan pelaku tambang galian C. Pertama, luas lahan tambang melebihi luasan yang ada dalam izin yang diberikan. Kedua, pembayaran pajak yang tidak sesuai dengan ketentuan dan ketiga, ada indikasi IUP dan WIUP yang sudah mati.

Dari pelanggaran-pelanggaran itulah muncul indikasi dugaan tindak pidana korupsi baru. Sebab, dengan kondisi ini negara kehilangan sumber-sumber pemasukan yang seharusnya diterima Negara. "Di sinilah indikasi tindak pidana korupsi itu muncul," terang mantan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Situbondo ini.

Saat ini, lanjut Bagus, Kejaksaan Negeri Banyuwangi telah meminta bantuan tenaga ahli untuk melakukan pengukuran area tambang dengan menggunakan satelit. Sehingga didapatkan koordinat luasan area tambang yang tepat dan akurat sesuai dengan izin yang diberikan. Area tambang yang diduga melakukan pelanggaran ini berada di wilayah Kecamatan Srono, Songgon, Kabat dan Blimbingsari.

Dia menyebut, dalam waktu dekat para pemilik tambang itu segera dipanggil untuk dilakukan klarifikasi. Pemanggilan akan dilakukan secara bertahap terhadap belasan pemilik tambang Galian C. "Jika hasil klarifikasi ditemukan bukti-bukti pelanggaran tersebut maka akan kita lanjutkan ke tahap penyidikan dugaan tindak pidana korupsi," tegasnya.

Pewarta : Muhammad Hujaini
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Banyuwangi TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sidoarjotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sidoarjotimes.com | marketing[at]sidoarjotimes.com
Top