Terungkap, Duel Dua Wanita yang Viral Ternyata Keduanya Istri Kepala Desa

Perkelahian yang sempat terekam oleh netizen / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Perkelahian yang sempat terekam oleh netizen / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

SIDOARJOTIMES, TULUNGAGUNG – Perkelahian dua wanita di depan warung dan dipisah seorang pria masih menjadi perbincangan hangat. Kini, identitas pria yang ada dalam video viral itu mulai terungkap. Masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut pun terheran-heran. Karena lelaki yang ada dalam video itu diduga kuat  seorang kepala desa di salah satu desa di Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. 

"Kades muda itu mempunyai tiga istri, seorang ada di desanya dan dikenal sebagai Bu Kades," kata sumber terpercaya yang merupakan satu wilayah dengan sang kades.

Dua istri lainnya menurut keterangan warga berada di luar desa. "Jika dilihat dari wajah dan perawakan dalam video itu, kayaknya istri ke-2 dan istri ke-3 yang berkelahi," ungkapnya.

Pasca kejadian yang menghebohkan warganet di kota marmer itu, Pak Kades dikabarkan pergi ke Bali bersama salah satu istrinya yang terlibat perkelahian. "Mereka berangkat Kamis (11/06) malam itu," pungkasnya.

Sebelumnya, viral beredar video berdurasi 1 menit 16 detik yang berisi tentang "perkelahian" dua wanita di Tulungagung di depan rumah makan. Saat berita itu menggemparkan netizen, belum diketahui pasti siapa yang mengambil gambar video sekaligus identitas ketiga orang yang ada dalam video tersebut.

Dalam adegan yang terjadi, terlihat seorang perempuan memakai baju terusan biru dengan rok garis menyilang dengan memakai helm warna merah dicegah oleh seorang pria saat mengamuk. "Terjadi di barat Polres Tulungagung (Jalan Ahmad Yani Timur) atau tepatnya didepan warung soto," kata RE (initial) saat dikonfirmasi melalui pesan Whattshap Kamis (11/07) malam.

Setelah kesulitan mencegah wanita yang mengamuk itu, tampak kaki wanita tersebut menendang mobil Honda Brio AG1441KR warna merah. Tak lama berselang, seorang wanita memakai baby dol tampak membalas dengan merobohkan kendaraan yang diduga dimiliki oleh wanita berhelm merah di trotoar jalan dan mengucapkan kata berbahasa jawa lalu mendekati mobil dan masuk ke kendaraan itu. "Yo bene perbuatane karo montorku piye, kere.. Kere kowe," demikian terdengar samar suara wanita pemilik mobil.

Sementara, pria yang mencegah perkelahian tampak mendirikan sepeda motor merah muda berjenis matic PCX (sebelumnya ditulis N-Max) yang sebelumnya dirobohkan di pinggir jalan.

Saat mobil berjalan, wanita berhelm merah masih mengamuk dan memukul honda Brio merah dengan memakai helm yang dilepas dari kepalanya. Mobil Brio kemudian berhenti seperti tak terima atas pemukulan yang terjadi. Namun wanita yang ada di dalam mobil tidak turun dan sesaat kemudian berjalan kembali ke arah timur. Kini, identitas mereka mulai terungkap, namun belum dapat dikonfirmasi apa yang membuat perkelahian itu terjadi. 

 

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sidoarjotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sidoarjotimes.com | marketing[at]sidoarjotimes.com
Top