Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal memegang barang bukti Alquran yang akan diserahkan ke orang tua terduga teroris (Foto: Agus Salam/ JatimTIMES)

Kapolresta AKBP Alfian Nurrizal memegang barang bukti Alquran yang akan diserahkan ke orang tua terduga teroris (Foto: Agus Salam/ JatimTIMES)



Densus 88 bersama Polres Probolinggo Kota dan Polres, Selasa (22/5) sekitar pukul 10.30 menggeledah rumah tinggal terduga teroris berinisial A di Dusun Siwalan, RT6/RW2 Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Diketahui, A diamankan Densus 88  pasa Senin (21/5) sekitar pukul 20.45 di Jalan Brantas, saat terduga dalam perjalanan pulang ke rumahnya, usai kerja.

Dengan ditangkapnya A yang termasuk jaringan Sumbertaman, terduga teroris yang sudah diamankan, kini menjadi 5 orang. Beberapa hari sebelumnya, Densus 88 menangkap 4 terduga teroris yang seluruhnya warga Perumahan Sumbertaman Indah, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Salah satunya, diamankan di tempat asalnya, Desa  Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Dalam penggeledahan Senin siang, yang mengejutkan warga sekitar rumah tinggal terduga, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya satu unit laptop, smartphone, sangkur, teropong, avo meter, amunisi senapan angin, kabel dan beberapa barang lainnya.

Barang tersebut kemudian diamankan Polres Kabupaten Probolinggo. Mengingat, penggeledahan yang sebelumnya dilakukan petugas polresta, dilanjutkan Polres Kabupaten Probolinggo. Hanya penjagaannya tetap  dilakukan Polresta.

Penggeledahan di rumah terduga, dijaga ketat puluhan petugas bersenjata berpakain lengkap dan preman. Termasuk beberapa anggota TNI dan berlangsung tertutup. Awak media dilarang mendekat, dari radius sekitar 100 meter dari rumah. Sementara warga sekitar melihat dari kejauhan dan sebagian dari mereka sempat terkejut. Mereka tidak tahu, kalau tetangganya, ada yang terduga teroris.

Penggeledahan melibatkan dua polres, yakni Polresta dan Polres. Mengingat Polresta yang menangkap terduga di wilayah kota, sedang rumah tinggal terduga, di wilayah kabupaten. AKBP Fadly Samad, juga tampak di lokasi kejadian bersama sejumlah petugas Polres Probolinggo. Penggeledahan dan pencarian alat bukti baru melibatkan dua polres dan dipimpin langsung AKBP Fadly Ahmad, Kapolres Kebupaten Probolinggo.  

Sebelum meninggalkan lokasi,Kapolrtesta AKBP Alfian Nurrizal, yang juga ikut mendatangi rumah terduga menyerahkan barang bukti berupa Alquran berukuran kecil. Kitab suci yang dibungkus plastik merah muda itu diserahkan ke orang tua terduga teroris. Barang bukti itu diserahkan, karena Alquran tidak ethis dijadikan barang bukti.

“Kami kembalikan barang bukti ini ke orang tua A. Karana Alquran, tidak bisa dijadikan barang bukti,” ujarnya.

Usai menyerahkan Alquran berukuran kecil, Kapolresta kepada sejumlah wartawan membenarkan, pihaknya telah mengamankan pria berinisial A di Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Pria yang diamankan petugas dalam perjalanan pulang ke rumahnya, usai bekerja di salah satu perusahaan swasta di jalan Brantas. “Ya, tadi malam diamankan. A masuk jaringan Sumbertaman,” tandasnya.


End of content

No more pages to load