Polisi menunjukkan lokasi penemuan mayat (foto: Agus Salam/ JatimTIMES)

Polisi menunjukkan lokasi penemuan mayat (foto: Agus Salam/ JatimTIMES)



Sesosok mayat lelaki ditemukan di Pantai Pelabuhan Baru, Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu (29/1) sekitar pukul 7.27. Belum diketahui identitas dan penyebab meninggalnya, jasad tanpa celana (setengah telanjang) tersebut. Polres Probolinggo Kota masih melakukan penyelidikan.

Mendengar penemuan jasad, tim identifikasi Polres Probolinggo Kota, mendatangi lokasi penemuan dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Diketahui, terdapat luka gores di bagian wajah dan tubuh bagian atas korban. Namun, belum diketahui penyebabnya, apakah dilukai seseorang atau tergores pada tanaman atau batu kerang di dekat TKP.

Diperkirakan, jasad tersebut meninggal tak lebih dari 3 hari. Meski di sana-sini ada kulit yang mengelupas, namun bau jasad tidak begitu menyengat. Jasad yang di tangan kirinya melingkar jam tangan itu kemudian dibawa dan disemayamkan di kamar mayat RSUD dr Muhammad Saleh sambil menunggu keluarganya.

Polisi juga belum mengetahui, apakah Mr X tersebut seorang nelayan atau pemancing ikan serta warga yang sengaja dibuang ke laut setelah nyawanya dihabisi. Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi, enggan berkomentar banyak soal penemuan tersebut. Ia hanya menceritakan kronologi penemuannya. “Belum. Kami belum tahu. Masih diselidiki dan didalami,” tandasnya.

Menurutnya, pagi itu pihaknya dilapori petugas security pelabuhan baru, kalau di barat areal pelabuhan, ditemukan sesosok mayat. Saat itu juga anggotanya meluncur bersama anggota Satreskrim serta tim identifikasi polresta, ke lokasi penemuan. "Infonya, petugas security pelabuhan dilapori sopir. Terus disampaikan ke kami. Yang tahu pertama sopir," ujar kapolsek di lokasi penemuan.

Saat ditanya, apakah ada warga yang melapor kehilangan keluarganya? Kapolsek mengatakan, hingga Rabu pagi, belum ada warga yang melaporkan keluarganya hilang. Pihaknya belum mendapat informasi, apakah di polsek jajaran Polresta Probolinggo atau di polres lain, ada warga uang melapor kehilangan anggota keluarganya. “Kalau di wilayah kami, tidak ada. Belum tahu kalau di wilayah lain,” tambahnya.

Sementara ada dugaan, jasad yang ditemukan adalah pemilik perahu yang parkir tak jauh dari lokasi penemuan. Dugaan lain, dimungkinkan lelaki yang meninggal di dekat tanamaan mangrove jenis api-api itu sopi truk yang ke pelabuhan. Dugaan tersebut dibantah oleh Jumadi kepala PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN), perusahaan BUMD Jawa Timur yang mengelola pelabuhan baru.

Justru menurutnya, sopir yang menemukan mayat sekitar pukul 06.00. Jumadi tidak tahu, apakah sopir itu berhenti untuk membuang air kecil (Kencing) atau pas melintas, melihat orang tak bergerak di pantai. “Bukan sopir yang mati. Tapi yang menemukan mayat itu, sopir. Kemudian dilaporkan ke security. Pihak keamanan pelabuhan melapor ke kami. Terus saya perintahkan untuk melapor ke polsek dan polairud,” pungkasnya.


End of content

No more pages to load