Suasana kerumunan Bonek Mania yang mencoba masuk kawasan Stadion Soeprijadi (Hendra Saputra)
Suasana kerumunan Bonek Mania yang mencoba masuk kawasan Stadion Soeprijadi (Hendra Saputra)

Dua kelompok suporter Aremania dan Bonek Mania dipaksa mundur oleh aparat gabungan TNI dan Polri karena mencoba mendekat ke Stadion Soeprijadi, Blitar.

Pertandingan semifinal antara Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya membuat Kota Blitar seketika menjadi ramai dengan Aremania dan Bonek Mania yang ingin menyaksikan tim kesayangannya berlaga di Stadion Soeprijadi, Blitar.

Sekitar pukul 13.00 WIB keadaan sekitar Stadion Soeprijadi terlihat sangat sepi karena pihak keamanan telah memberikan batas kedua suporter itu untuk tidak mendekat ke venue pertandingan Arema FC melawan Persebaya itu.

Kapolres Blitar Kota, Leonard M. Sinambela mengatakan bahwa kedua kelompok suporter itu tidak diperkenankan masuk ke sekitar Stadion Soeprijadi untuk menjaga kondusivitas pertandingan.

Sebelumnya, laga Arema FC melawan Persebaya pada semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 ini digelar tanpa penonton karena Polda Jatim tidak memberikan izin keamanan pertandingan digelar di Stadion Kanjuruhan.

Kerumunan Aremania yang mencoba masuk kawasan Stadion Soeprijadi (Hendra Saputra)

"Tidak bisa mendekat stadion kalau mendekat pasti suaranya akan mengganggu dan pasti inspektur pertandingan akan dihentikan," ujar Kapolres Blitar Kota, Leonard M. Sinambela saat dijumpai di depan kerumunan Bonek Mania.

"Stadion kita tidak terlalu besar. Kalau suaranya mengganggu pasti pertandingan akan dihentikan," imbuh Leonard.

Untuk diketahui, Bonek Mania yang berjumlah ribuan berada di Jalan Brantas atau jarak kurang lebih 100 meter dari Stadion Soeprijadi. Tapi Aremania ditempatkan di PIPP atau berjarak 1 kilometer dari Stadion Soeprijadi.

"Kita pertimbangkan nanti mana yang memungkinkan kalau maju, pokok (Bonek) tidak mengganggu. Karena kalau maju sedikit di parkiran juga banyak mobil. Kalau Aremania semuanya sudah di PIPP kurang lebih ada seribu orang," jelas Kapolres Blitar Kota.

Perlu diketahui, kedua kelompok suporter itu sempat dipaksa mundur oleh pihak keamanan karena mencoba masuk ke kawasan Stadion Soeprijadi, Blitar.